@FreeDomain @Review @Facebook
Gratis artikel Bang Del, daftar sekarang!
Posted by Bang Del

Blog yang Bagus Gimana Sih?

Apakah blog yang bagus menurut saya sudah bagus menurut orang lain. Apakah blog yang bagus menurut orang lain sudah bagus menurut saya. Jawaban untuk kedua pertanyaan di atas adalah belum tentu. Terkadang bagus menurut saya ternyata jelek di mata pembaca dan terkadang bagus menurut pembaca ternyata tidak bagus menurut saya. Menurut kamu blog yang bagus gimana sih?

blog yang bagus
Posted by Bang Del

Cara Promosi Blog yang Baik

Ingin blog anda terkenal? Temukan jawabannya di sini "Cara Promosi Blog yang Baik". Hampir semua pemilik blog ingin blognya menjadi terkenal dan ramai dikunjungi dengan trafik yang tinggi pula. Saya pun begitu, sama seperti anda :) Posting tentang cara promosi blog ini adalah berdasarkan pengalaman pribadi. Silahkan dibaca-baca dulu dan ambil poin-poin yang cocok buat blog anda. Semoga bermanfaat.

promosi blog
Posted by Bang Del

Jenis-Jenis Bisnis Online

Sudah sering mendengar tentang Bisnis Online ya. Saya akan memberikan sedikit ulasan tentang bisnis online dan jenis-jenis bisnis online. Barangkali anda tertarik untuk memonetisasi blog. Hitung-hitung bisa dapat dollar dari internet. Artikel ini mengulas beberapa jenis bisnis online yang sedang marak dan digandrungi para blogger.

bisnis online

Parhata Semarang Hanya Sebuah Kisah

Baru saja aku mengikuti acara atau pun pesta perayaan Ulang Tahun Parhata Semarang yang ke-13 di Balai desa Kelurahan Sumurboto. Ga terasa umurnya udah nyampe 13 tahun. Lumayan mengakar juga buat organisasi kedaerahan mahasiswa batak yang ada di Semarang ini. Ga meriah koq, biasa-biasa saja. Bahkan terkesan membosankan dan no action tapi ini menurutku lo. Yang hadir juga ga banyak kalau dilihat dari anggotanya yang berkisar 200 mahasiswa mayoritas Undip domisili Tembalang. Parhata Semarang sendiri di bentuk 27 April 1996 di Jalan Sirojudin Gg Jati Sari II/8 Tembalang. Sekarang ga tau lagi gimana nasibnya, he... Jadi kalau aku mengatakan Parhata Semarang Hanya Sebuah Kisah apa pula pendapatmu kawan..?


Hanya ada kata sambutan dari ketua Parhata Semarang dan ketua panitia Pelaksana, kebaktian (sebagai orang Kristen yang beriman) ditambah acara hiburan yang seperti Parhata adakan yaitu penampilan vokal grup dari beberapa anggota Parhata Semarang. Ditutup dengan acara makan-makan (bukan saksang) cuma snack ringan, seringan kapas. Tau ga...? Menyesal aku datang, benci aku mrgreen

Aku merasakan Parhata bukan lagi seperti Parhata yang dulu kurasakan, ternyata sudah banyak berubah dan semakin "maju" dalam pengertian masing-masing anggota. Aku sendiri bersama beberapa teman malah asik ngobrol di luar sambil smoking-smoking. Merasa acara dan perayaan yang sangat membosankan, akupun tetap tak mau masuk ke aula desa.

Apakah harus dengan acara yang spesial dan istimewa agar Parhata tidak lagi menjadi hanya sebuah kenangan? Jawab sendirilah.. Kalau menurut ku, bukan harus begitu. Parhata tidak spesial dan istimewa dari sebuah acara yang dikemas. Namun Parhata Semarang besar adalah karena nilai-nilai dan pondasi yang ditopangnya. Nilai-nilai kekeluargaan dan kasih secara kristiani. Keperdulian akan nasib anggota adalah hal mendasar yang menghidupi kehidupan Parhata. Memang benar, itu terjadi pada masa dulu (1996-2003) tetapi mengapa tidak demikian adanya dengan kondisi Parhata sekarang..?!

Dari beberapa analisa yang kudapatkan, ada beberapa faktor yang membuat Parhata Semarang mulai kehilangan jati dirinya. Pertama adalah keberadaan Parhata yang ternyata seiring perkembangan jaman/tahun tidak lagi mampu menampung dan meyediakan kebutuhan para anggotanya. Yang kedua, semakin lengkapnya fasilitas pribadi yang dimiliki anggota, baik berupa komputer, handphone, motor dan lain-lain yang menyebabkan menurunnya kemauan orang (anggotanya) untuk berkunjung/visitasi/bertatap muka langsung dengan anggota lainnya. Nah, yang ketiga adalah semakin berkembang pesatnya wadah-wadah tempat menemukan jati diri di komunitas kemahasiswaan baik berupa organisasi kemahasiswaaan/akademik, organisasi sosial politik dengan basis mahasiswa dan wadah perkembangan iman (gereja atau persekutuan doa) yang semakin membuat banyak pilihan untuk anggota Parhata masuk dan ikut terjun di dalamnya.

Dari ketiga faktor tersebut mungkin ada lagi faktor lain yang menurut Anda bisa ditambahkan, silahkan saja. Dengan semakin berkembang nya wadah-wadah tersebut dan kemajuan fasilitas teknologi komunikasi, maka anggota Parhata Semarang semakin jarang ketemu dengan anggota lainnya. Kalau dulu kan, tingkat kebutuhan ingin bertemu satu sama lain masih tinggi atas dasar masih sedikitnya tempat berkumpul atau wadah dan fasilitas (teknologi) masih minim. Saat ini sudah jarang bahkan langka untuk bisa kumpul bersama untuk sekedar martandang, ulang tahun dirayakan rame-rame, ngopi-ngopi, masak-masak bersama, joging pagi, naik gunung, main leng ngabisin uang orang tua (menambah penghasilan juga) dan nyanyi kencang-kencang sampai dimarahi tetangga sebelah, visitasi dan ngejenguk kawan yang sakit. Pokoknya jauh beda lah dengan Parhata sekarang sad.

Aku sendiri jadi benci dengan kemajuan teknologi komunikasi yang seharusnya mendukung perkembangan kemajuan dan kebaikan Parhata yang justru malah mengurangi nilai kekeluargaan yang sejak lama diusung Parhata. Sekarang cukup tinggal sms, telepon, tanpa perlu melihat teman yang sakit dirumah sakit atau kemalangan, masalah terselesaikan. Tapi dimana nilai kekeluargaan yang dulu, he..he.. Jawab sendiri. Bahkan saat ini sudah tidak jarang muncul kata-kata dari anggota Parhata untuk dibubarkan Memang canggih anak-anak sekarang. Ga tahu susahnya memperjuangkan Parhata sejak jaman tempoe doloe (weitz, gaya bangat). Seenak perutnya mengatakan "Bubarkan Parhata..?!".

Tapi aku masih bersyukur, masih bisa merasakan ulang tahun Parhata Semarang yang ke-13 hingga sat ini. "Happy Birthday Parhata Semarang" God Bless You. Ngemeng-ngemeng, baru saja bang Parlin bilang kalau sebenarnya acara perayaan Parhata tadi sederhana dan cukup menarik. Tapi sayang esensinya kurang mengena bagi anggota. Terlihat dari animo orang yang datang malah banayk yang asik ngobrol ngoceh-ngoceh di luar, termasuk aku. Terus, jadinya harus bagaimana ya.?!


Related Post:


Top Blogs or My Zimbio or Bookmark and Share

20 comment:

Richo said...

Ya kita liat-liat ajalah dulu..

Richo said...

Aku juga merasakan begitu, tapi mangnya aku udah masuk parhata sejak kapan ya??
tanya knapa..,,

Bang Del said...

Ya silahkan aja menunggu, toh juga ga ada salahnya menunggu. Tapi sebaiknya sih jangan NATO (No Action Talk Only). Selamat berjuang ya Richo

August Sinaga said...

Setiap orang, organisasi,ataupun mahluk apapun di dunia ini..pasti mengalami cycle keadaan..Tak terkecuali Parhata.Mungkin Parhata sekarang berada pada titik terendah, tapi bukan titik terakhir.Kita lihat saja bang karena aku juga tak berani berkomentar banyak seperti yang abang bilang jangan NATO...
selamat ulang tahun juga buat parhata

Bang Del said...

Waduh.. senangnya dapat kunjungan dari senior gondang raya :) Makasih ya bang August. Parhata all the best.

Anonymous said...

Apa yg bang DEL sampaikan emang benar adanya.! namun hal penting lainya juga ada sebagai faktor penyebab kemunduran itu. PARHATA sampai sekarang belum menemukan JATI DIRI yang sebenarnya, ini organisasi/paguyupan apa sih sebenarnya...??? Harusnya PARHATA punya ciri khas tersendiri yg menjadikanya unik, menarik dan pantas utk diikuti karena hanya disini bisa didapatkan.Sesuatu yang menarik Mahasiswa2 Batak Semarang utk ikut bergabung bukan yg menjadikannya anggota karena dia BATAK (ini namanya KARMA jadi Batak). Kalau saja sisi ke-Batakan kita bisa kita kembangkan dan tonjolkan secara dalam misalnya bagaimana adat kita, seni, bahasa, dan kekayaan budaya lainya sebagai BANGSO BATAK (satu2nya suku di Indonesia yg berani mengklaim sebagai bangsa)

Saya pribadi melihat PARHATA hanya menyuguhkan yg bisa diperoleh ditempat lain. Mau berdoa..? pergi aja ke kertanegara, atau karang panas jika tidak ya kepeterongan. Mau kekerabatan...? teman sekos dan teman2 kuliah lebih asyik jadi saudara soalnya sering ketemu. Mau olah raga..? ya ikut klub atau dikampus aja bisa olah raga kokkk...!!!

Tapi menjadikan orang yg mengaku batak atau yg berdarah batak BENAR-BENAR menjadi BATAK yg mengerti adat (partuturon,bahasa, tortor, ulos dll) serta budaya BATAK adalah salah satu kata kunci utk menjadikan PARHATA unik karena ini akan membedakannya dari NAPOSO HKBP,MUDIKA KATOLIK, HM(Himpunan Mahasiswa) dan organisasi lainya. Mari suguhkan sesuatu yg asyik tp bermanfaat, menjadikan kita bangga jadi orang batak yg terkenal dgn Warisan budaya, adat dan kekentalan dalam perkerabatan. Apalagi posisi bang DEL sebagai senior sekaligus Sumber referensi tentang hal2 yg saya sebutkan diatas sangat memungkinkan. Jangan sampai hanya bang DEL aja yg paham dan mengerti ilmu tersebut tanpa ada REGENERASI, bangso kita bisa punah dan malah ber-mutasi jadi bangso yg ber "loe-gue loe gue" (padahal bahasa Indonesia-nya aja MARRIHIT-RIHIT)

Sattabi molo attar gumanjang hataku on Bang, Mangantusi ma lakkam, sudena on anggiat gabe sibahen na deggan dipunguatta

HORAS jala MAULIATE GODANG

Anonymous said...

Wah kalo saya sih, mau namanya apa juga yang penting back to basic. BIar dikata organisasi, paguyupan atau parhata, sing penting BACK TO BASIC Seperti kata bang del di atas yang khusus di warnai merah, he...Setuju..?? Setuju donk

Bang Del said...

Ck..ck..ck.. Ga nyangka topik ini bisa rame :)

Anonymous said...

Apa yang dialami Parhata Sekarang juga dialami oleh organisasi kedaerahan yang lain,contohnya perkumpulan mahasiswa riau,aceh atau lampung.Baru2 ini saya berbincang2 dengan bekas ketua perhimpunan mahasiswa riau..dan ternyata?selama 4 tahun,kepengurusan tidak pernah mengalami pergantian.Tak seorangpun dari anggotanya yang berminat untuk menjadi pengurus apalagi menjadi ketua.Perkumpulan mahasiswa riau sebenanya bisa dikatakan cukup mapan
Dari segi finansial,didukung penuh oleh pemda riau dengan memberikan bantuan dana operasional setiap tahunnya.Fasilitas asrama juga disediakan oleh pemda riau dan satu hal lagi,mereka juga didukung oleh orang riau yang sudah berkeluarga yang berdomisili di semarang(saya lupa apa nama wadahnya...sorry ok)

selain masalah kepengurusan,hal lain adalah mengenai turunnya minat anggota untuk berpartisipasi secara aktif ,kaderisasi mengalami stagnanasi..

dalam pikiran saya "barangkali kegiatan mereka seperti parhata juga".ya...seperti kata sebagian orang,Parhata itu monoton,ga unik,dsi alias dang dao sian-sian i(klo ga salah artinya kurang lebih ga jauh2 dari situ,ngumpul dan maen gitar)tapi apa yang saya bayangkan ternyata salah,kegiatan mereka lebih banyak yang berhubungan dengan pengembangan adat istiadat melayu.

Nah..lo,kok bisa demikian y?saya juga bingung apalagi teman saya itu,dia jauh lebih bingung .tapi bingung saja tidak akan merubah keadaan,bukan begitu?
Sudah banyak hal yang dilakukan mereka untuk mengatasi permasalahan2 yang ada baik berupa saran kepada pengurus ataupun tindakan nyata lainnya tetapi tetap saja tidak menyelesaikan permasalahan yang ada.

Perkumpulan mahasiswa riau dan Parhata mengalami permasalahan yang tidak jauh berbeda.Permasalahan yang dihadapi Parhata sekarang ibarat bom waktu,tinggal menunggu waktu saja untuk meledak dan itu tidak akan lama lagi.

trims untuk bang del..yg mempostingkan artikel ini..setidaknya dengan artikel ini kita semua(alumni/anggota parhata yang berada di korea atau dimanapun berada)diberi gambaran tentang keadaan parhata sekarang.Dengan memberikan saran disini,setidaknya bs menjadi masukan untuk kemajuan parhata tetapi akan jauh lebih baik jika melakukan tindakan nyata


viva Parhata

Bang Del said...

No komen deh..

Anonymous said...

Menurutku ada baiknya kita mencari solusi bukan sekedar membenarkan apa yang telah terjadi pada lingkungan kita. Ini sangat bertolak belakang dengan istilah Batak =BAnyak TAKtik yang terkenal cerdas dan berkemauan keras. Kalau begini kita hanya mengamini apa yang sedang terjadi sambil mencari teman-teman senasib dengan kita, tapi apakah itu sebenarnya ciri khas kita...??? Bom waktu pun bisa dinon-aktifkan, permasalahanya siapa dan bagaimana solusinya

Uang bukan solusi utama, seperti yg dialami paguyupan tetangga sebelah.Orang sana mungkin tetap menyuguhkan budaya sebagai program andalannya tapi bisa aja itu hanya bentuk rasa tanggung jawab atas dukungan materi yg merka dapat. Namun didalamnya tidak ada konsistensi, kesungguhan dan kultur yg mendukung dimana setiap orang yg ikut merasa nyaman.

Kembali kemasalah parhata, saat ini kawula muda dimana aja sangat mendambakan yg namanya pengakuan itu mengapa banyak nilai-nilai sosial yg dulu kental kini mulai memudar (kepedulian salah satu contoh). Orang muda sekarang berlomba mencari aktualisasi diri, jati diri. mampu kah PARHATA menjadikannya ini sebagai modal untuk kembali bangkit..???

Ciri khas yang saya singgung sebelumnya bisa tetap jadi modal utama utk bangkit tapi ingat lagi kita sekarang ini sudah semakin narcis, perkembangan media komunikasi telah menjadikan kita orang yg suka publisitas. Dua bagian ini bisa dijadikan satu, dari sini akan melihat bahwa PARHATA adalah organisasi berkarakter tapi dinamis.

Namun diatas semua itu memang harus ada konsistensi, kesungguhan hati dan biasanya selalu membutuhkan martir. Bagaimana alumni,pihak luar (sponsor) bisa tergerak kalau kita tidak menunjukkan kesungguhan kita, rencana yang sistematis dan menarik..???

Maaf kalau kata-kata saya kurang berkenan tapi sesungguhnya yg saya maksudkan adalah mari cari solusi, masalah harus diselesaikan bukan dibiarkan berharap ada pahlawan kesiangan yg datang membantu.

Thanks bang DEL atas medianya,dan juga telah menunjukkan apa arti sebuah loyalitas bukan OMDO. mudah2an diskusi kita disini bisa saling mengisi satu sama lain sehingga dari sini kita bisa membantu menemukan cahaya yg bakal menerangi kegelapan PARHATA saat ini. NEVER GIVE UP

Bang Del said...

Wah..komennya panjang sekali :)

stefanus said...

1.aku ga tau juga sih pa orang batak sekarang berpikiran ngumpul ga ngumpul yang penting makan, ga seperti orang jawa yang makan ga makan asal kumpul.......

2.pada suatu perjalanankita tidak selalu mendapatkan keinginan kita untuk berada dijalan yang mulus, walau kita sudah mengusahakannya. tapi ya ada kala kita lengah sehigga kita masuk kelubang hingga kita jatuh dan luka, mungkin itu yang dialami oleh PARHATA sekarang.

3.jangan lihat apa yang kita berikan dulu atau kita capai dulu, tapi apakah kita bisa membantu mempertahankan apa yang kita capai dulu melalui orang lain.

4.saya meminta maaf, karena telah mengecewakan abang2 dan kakak2 yang telah mempercayakan saya, kenapa ini bisa terjadi karena kekecewaan saya yag mendalam namun belum cukup terobati.....
bukan soal materi tetapi soal harga diri n loyalitas kita dalam berorganisasi.

thx atas kesempatan jerhat ku. thx. GBU
HOOORAAAAASSSSSSS,,!!!!!!!!!

Bang Del said...

@parhata semarang
Terimakasih buat segala saran dan kritikannya. Maap, saya tidak bisa menanggapinya satu persatu. Parhata Semarang tetaplah yang terbaik. Horas..

NB:
Bagi teman-teman Parhata Semarang yang ingin tulisan ataupun artikelnya dimasukkan dalam blog ini, silahkan mengirimkannya ke
parhata_semarang2704@yahoo.co.id
Tema artikel:
Parhata Semarang (semua tentang Parhata Semarang)
Lowongan Kerja
Undangan Pernikahan dan berita lainnya
Info Internet dan lainnya

NBB:
Informasi yang kebutuhannya mendesak untuk diposting dapat menghubungi saya secara personal. Semua artikel dan info lainnya akan diseleksi dan diposting secara bertahap. Yang sudah memasukkan artikel dll dapat mengirimkan konfirmasi secara personal ke saya via sms ataupun fasilitas live chat pada blog ini.
Terimakasih..

somewhat said...

PARHATA TIDAK AKAN BUBAR....
Kalaupun bubar itu hanya badannya yg disemarang aja..
memang kemajuan jaman dan globalisasi semakin menekan yg namanya budaya dan rasa kekeluargaan. tetapi selalu ada positifnya seperti pesbuk, prendster, atau social networking lainnya. kalau itu tidak ada, bagaimana mungkin kita bisa add friend? kita tidak meg add list name, but add friend. Thank You

viva Parhata

Bang Del said...

@somewhat
Terimakasih atas pandangannya.

Willem Nababan said...

PARHATA??? :-o
apa itu PARHATA? :D

PARHATA (sebagai organisasi) memang bukan sesuatu yang abadi, karena apa, ya memang karena nggak ada satu pun yang abadi, hehe... Kapan2 mungkin akan bubar, mungkin akan tenggelam, atau mungkin akan terkenal sampai ke pelosok2 kampung kita sana...

Salah satu pelajaran yang bisa dipetik adalah, bagaimana kita menorehkan nama dan jati diri kita masing-masing di hati temen-temen...

PARHATA memang cuma organisasi biasa, tapi anggotanya bukanlah tikus atau kucing, yang mati meninggalkan gading.... (halahhh...) PARHATA hanya sebuah wadah yang dibentuk oleh abang dan kakak di masa lampau, untuk mempererat persahabatan dan persaudaraan kita selaku orang Batak yang berbudaya.

Esensinya hanya itu.

Jadi, silahkan anggota PARHATA terkini memanfaatkan wadah itu, apabila merasa membutuhkan... Toh manfaatnya tidak dirasakan instan, bisa jadi baru terasa 10, 20 atau bertahun-tahun mendatang...

Yah, kalo yang merasa tidak memerlukan, jauh2 aja merumput... :D

Bravo PARHATA...

Anonymous said...

hmmmh..
hmmmmh..
hmmmmmh..
Bicara tentang PARHATA banyak hal yg bisa tertuang..mengenai kondisi sekarang,kl memang ini persoaln maka harus kita(anggota,alumni,fans,dll) jg yg harus menjawabnya..
1.secara normatif Parhata tidak lebih baik dari organisasi lain..dan juga sebaliknya organisasi lain tidak lebih baik dari Parhata..tiap organ punya kelebihan masing2..baik dari perangkat organ,kegiatan,dll. yg menjadi persoalan adalah sebenarnya parhata itu punya apa? sebagai organisasi yg beraroma etnis/suku; inilah kelebihannya..Banyak Interpretasi terhadap BATAK...
2.saya kurang setuju kl kita menylahkan zaman globalisasi..krn itu sesuatu yg tidak bisa kita hindari..ada baiknya kita menyesuaiakn diri dengan zaman..contoh, kl emng parhata bs lebih di solidkan melalui dunia maya kenapa ga..media ini pun bs menjadi stimulus menghadapi pergumulan parhata..
3.memang betul dibutuhkan kesunguhan hati dan tindakan nyata kedepan oleh semua pihak..pengurus sebagai striker di depan harus tetap termotivasi..kami anggota jadi bek dan gelandang beserta wasit..he..he..cetak gool..
bravo..
You'll Never walk alone..

ganjs said...

VIVA B'Del.....~x(

Dameria Panjaitan said...

Parhata Semarang saat ini sudah berumur 16 tahun... waaaawwww ntar lagi cwit seventeen..
Parhata masih remaja donk....hahaha :D

Parhata yang q kenal sekarng anggotanya udah semkib bnyk....
tp pada g keliatan :( yg keliatan itu itu aja...#bosanawak...

:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

Terima kasih, komentar anda sangat berarti bagi Bang Del. Isi pendapat anda tentang blog ini di Testimoni. Tinggalkan pesan di Blogroll untuk tukaran link.

Link Exchange | Blog Directory

Link Exchange Directory of Top Sites Dmegs.com
SEO friendly web directory of top sites & blogs organized by topic into categories and presented according to relevance ofwebsite. Submit your website free.

Tukar Link dan Promosi Website
Webkios Direktori Indonesia, katalog website untuk tukar link dan promosi gratis. Tambahkan website anda sekarang juga di direktori kami.

Increase your PageRank
The Search Engine Optimization Experiment - Increase your PageRank.

Blogarama - The Blog Directory
Get Listed At One Of The Largest FREE Blog Directories Online. Let People Find And Rate Your Blog In The Blog Directory!

2RSS.com :: RSS directory
2RSS.com :: RSS feeds, RSS directory, RSS software, RSS scripts, RSS articles, RSS syndication, XML, RDF, news.
 

Followers

Recent Comments